Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

24 Kelurahan Dikucuri Dakel Rp 14,4 Miliar oleh Pemkab Blora

A
Penulis: Achmad Syaeroyzi❯
Ilustrasi anggaran dakel Pemkab Blora (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi anggaran dakel Pemkab Blora (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

 


Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Tahun ini Pemkab Blora mengalokasikan dana kelurahan (Dakel) sekitar Rp 14,4 miliar bagi 24 kelurahan yang tersebar di 16 kecamatan.

Kabid Anggaran Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora Ahmad Nafik Udin menyatakan jika besaran Dankel tahun ini lebih rendah dari tahun lalu yang mencapai sekitar Rp 17,2 miliar.

‘’Tahun ini rata-rata per kelurahan kisaran Rp 600 jutaan, namun nilainya bervariasi sesuai kebutuhan masing-masing kelurahan,” terang Nafik.

Advertisement

Ia mengatakan, penggunaan Dakel tahun ini difokuskan pada pembangunan sarana dan prasarana kelurahan serta pemberdayaan masyarakat. ‘’Fokusnya untuk sarpras kelurahan dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, Kabupaten Blora memiliki 24 kelurahan yang tersebar di sejumlah kecamatan. Sebaran terbanyak berada di Kecamatan Blora dengan 12 kelurahan, disusul Kecamatan Cepu sebanyak enam kelurahan. Sementara kelurahan lainnya tersebar di Kecamatan Ngawen, Randublatung, Jepon, dan Kunduran.

Misalnya Kelurahan Karangjati dialokasikan sekitar Rp 600 juta, dengan rincian sarpras Rp 470 juta dan pemberdayaan Rp 130 juta. Sedangkan Kelurahan Bangkle sama Rp 600 juta, dengan sarpras Rp 488 juta dan pemberdayaan Rp112 juta.

Advertisement

‘’Untuk Kelurahan Tempelan total Rp 600 juta dengan sarpras Rp 487 juta dan pemberdayaan Rp 113 juta,” paparnya.’’Berharap Dakel dapat memperkuat pembangunan lingkungan di tingkat kelurahan, meningkatkan kualitas pelayanan dasar, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan,’’ sambungnya.

Dikonfirmasi terpisah, Lurah Mlangsen Evi Kartikasari menuturkan, pihaknya tetap melibatkan masyarakat dengan mengadakan Musrembang penggunaan Dakel Tahun 2026 sebesar Rp 489 juta.

‘’Kami akan mengoptimalkan dana kelurahan untuk kebutuhan prioritas yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Pelaksanaannya juga akan dilakukan secara transparan dan melibatkan unsur masyarakat,” katanya. (ozi/ind)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sebanyak 345 KDKMP di Bojonegoro Belum Beroperasi

Sebanyak 345 KDKMP di Bojonegoro Belum Beroperasi

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Dindagkopum) Bojonegoro Moh. Akhmadi menyebut, 85 koperasi itu merupakan KDKMP yang diresmikan di Nganjuk pada 16 Mei lalu.

Semua Kecamatan di Blora Rata Digilir Padam

Semua Kecamatan di Blora Rata Digilir Padam

Manajer PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Blora Wardoyo memastikan, tak ada wilayah yang luput dari jadwal pemadaman. “Setiap kecamatan pasti kena,” ujarnya.

Efisiensi Bikin Pajak Restoran Blora Loyo, Target Dipangkas Rp 5 Miliar

Efisiensi Bikin Pajak Restoran Blora Loyo, Target Dipangkas Rp 5 Miliar

Kepala Bidang Penagihan dan Pengendalian Pendapatan Daerah BPPKAD Blora Siti Rokhayah mengatakan, penyesuaian target pajak restoran tidak lepas dari kebijakan efisiensi belanja pemerintah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer